Kamis, Mei 02, 2013

Cerita Hantu, Tidak Bolehkah Untuk Anak? (1)



Saya rasa tidak ada masalah dalam pengerjaan Fiam. Bahkan hantu kecil teman kita ini selesai hanya dalam waktu semalam. Hehehe...
Tapi ternyata ujian berat buat saya baru datang saat saya memperkenalkan Fiam di Forum Penulis Bacaan Anak. Ada seorang ”beliau” yang komplain habis-habisan terhadap karya saya ini. Berikut ini saya kutip isi postingan beliau.

”Himbauan kepada para penulis or penerbit. Saya gusar dengan tema-tema hantu yang belakangan ini semarak. Baik dalam bentuk buku cerita (novel anak-teen) , juga cerita-cerita di majalah (terkenal pula). Apakah karena sekarang ini trend atau tidak, saya pikir, kita sebagai orang dewasa, berposisi sebagai orangtua, pendidik, pencerita, penulis dongeng, TOLONGLAH JANGAN MENGAJARKAN ANAK-ANAK SOAL HANTU. KITA BERTUHAN, APALAGI YANG MUSLIM. HANTU ITU TIDAK ADA DI DALAM AGAMA, KALAU JIN DAN SYETAN YA ADA. Jangan karena ego semata, karena ingin laris manis, ingin buku perdana terbit, tapi yang ditulis tentang hantu. Anak-anak sudah jelas akan tertarik. Tapi kan ironis. Mereka dididik salat, mengaji, disuruh ke mesjid, pengajian dll, tapi kalau dimedia tulis tertulis banyak soal ini, artinya semua orang berkontributor menjadi PERUSAK MORAL ANAK-ANAK BANGSA! Please, dipikirkan kembali. Tarik semua naskah yang merusak moral.”

Ah, sungguh ini sangat menohok saya. Bahkan terasa sangat sakit di hari. Sampai-sampai saya menangis. Padahal saya ini bukanlah seorang yang cengeng.
Ini karya pertama saya, dan ini tentang hantu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar